G-Trendy, Padang | Lingkungan kampus Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menuai sorotan publik. Kali ini, perhatian bukan tertuju pada pembangunan, melainkan mencuatnya isu terkait LGBT yang memicu beragam tanggapan dari kalangan mahasiswa hingga masyarakat luas.
Perbedaan sudut pandang pun tak terelakkan seiring meluasnya pemberitaan isu tersebut di berbagai platform, baik media sosial maupun percakapan publik.
Seorang mahasiswi UNP yang enggan disebutkan identitasnya, sebut saja Mawar, turut menyampaikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya menghargai setiap individu, namun tetap berpegang pada nilai yang diyakininya.
“Sebagai bagian dari duta informasi kampus, saya tetap memegang prinsip bahwa setiap individu harus dihargai sebagai manusia. Namun, secara pribadi saya tidak mendukung LGBT karena tidak sejalan dengan nilai-nilai yang saya yakini, baik dari sisi agama, budaya, maupun norma sosial,” ujarnya kepada wartawan, Senin (6/4/2026).
Mawar juga mengungkapkan bahwa pihak duta informasi kampus saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak universitas terkait penanganan isu tersebut. Menurutnya, proses pemanggilan terhadap pihak yang diduga terlibat masih berlangsung.
“Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak kampus dalam proses pemanggilan. Tentunya hal ini membutuhkan waktu dan tahapan. Jika nantinya terbukti ada pelanggaran, kami tidak akan melindungi pihak yang terlibat,” katanya.
Ia berharap pihak kampus dapat mengambil kebijakan yang jelas dan proporsional agar suasana akademik tetap kondusif.
“Pihak kampus perlu memiliki kebijakan yang tegas namun tetap adil. Lingkungan akademik harus dijaga agar tetap sesuai dengan nilai yang dijunjung, sekaligus mengedepankan pembinaan karakter, etika, dan pendekatan edukatif,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di tengah masyarakat, isu ini juga menjadi bahan perbincangan di berbagai kalangan, termasuk di lingkungan sekolah dan komunitas orang tua. Sebagian warga mengaku terkejut mendengar kabar tersebut, mengingat UNP dikenal sebagai institusi yang mencetak generasi penerus bangsa.
Beragam respons pun bermunculan, mulai dari keprihatinan hingga harapan agar pihak kampus dan otoritas terkait dapat menyikapi persoalan ini secara bijak. Sejumlah warga menekankan pentingnya penanganan yang mengedepankan aturan yang berlaku, nilai sosial, serta menjaga keharmonisan di lingkungan pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, media masih dalam tahap mengumpulkan data dan informasi serta upaya konfirmasi pihak terkait.
Penulis : Chairur Rahman (Wartawan Muda)
Editor : Redaksi

