Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Proyek Drainase Tanpa Identitas Muncul di Padang, Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | Januari 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-14T18:25:09Z


G-Trendy, Padang | Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digencarkan pemerintah, sebuah proyek pembangunan drainase tanpa kejelasan identitas muncul di Kota Padang, Sumatra Barat. Proyek berupa pembangunan riol atau saluran drainase itu terpantau dikerjakan di sepanjang Jalan Pasie Nan Tigo, namun tidak disertai informasi mengenai kontraktor pelaksana maupun instansi pemerintah yang bertanggung jawab.


Pantauan tim media di lapangan menunjukkan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Padahal, papan proyek merupakan kewajiban dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.


Sejumlah warga sekitar mengaku tidak pernah mendapatkan penjelasan terkait proyek tersebut. Mereka juga tidak mengetahui nilai anggaran, sumber pendanaan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola pekerjaan itu.


“Jangankan nilai anggaran, siapa yang mengerjakan proyek ini dan dari instansi mana saja kami tidak tahu. Sepertinya kontraktor enggan memasang plang proyek sebagai bentuk keterbukaan informasi publik,” ujar Hary, warga setempat, Selasa (13/1/2026).


Secara normatif, kewajiban pemasangan papan proyek diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta regulasi teknis pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ketiadaan informasi tersebut dinilai berpotensi melanggar asas transparansi dan membuka ruang dugaan maladministrasi.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Padang maupun instansi terkait mengenai status proyek drainase tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk memastikan legalitas kegiatan, sumber anggaran, serta pihak pelaksana pekerjaan.


Munculnya proyek tanpa identitas ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, terutama di saat publik menuntut pengelolaan anggaran negara yang efisien, terbuka, dan bertanggung jawab.


Redaksi masih terus menghimpun data dan menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait. Tim

Editor : Redaksi

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update